Pendapat Meme Setya Novanto
Ketua DPR RI Setya Novanto dikabarkan mengalami kecelakaan mobil, Kamis (16/11/2017). Ia kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Jakarta Selatan. Pengacara Novanto, Fredrich Yunadi, menuturkan, kecelakaan terjadi tak jauh dari rumah sakit tersebut. Ia menjelaskan, saat itu Novanto terburu-buru menuju ke studio salah satu stasiun televisi swasta untuk melangsungkan siaran langsung.

Setelah melangsungkan siaran langsung, Novanto berencana mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi untuk memberikan keterangan. Kejadian berlangsung sekitar pukul 19.00 WIB. Fredrich dihubungi oleh ajudan dan dikabari bahwa Novanto mengalami kecelakaan. "Tapi di perjalanan ajudan ngasih tahu 'Pak kita kecelakaan mobil kaca depan mobil hancur copot' beliau luka langsung pingsan," kata Fredrich di RS Medika Permata Hijau, Kamis malam. Novanto kemudian dilarikan ke Unit Gawat Darurat. Fredrich mengaku belum mengetahui siapa saja yang berada dalam mobil tersebut.
Kecelakaan yang menimpa Setnov ternyata semakin memunculkan respons publik yang luar biasa. Alih-alih bersimpati atas kejadian tersebut, munculah beragam analisis dan berita yang bernada keheranan atas kejadian tersebut. Selain itu, tentu saja mengalir deras beragam meme. Tak hanya itu, juga muncul tagar, anekdot, guyon, gim, hingga cerita-cerita satir. Maka munculah kosakata baru seperti #savetianglistrik, 'fortuner papa', "benjol sebesar bakpao", dan sejenisnya. Riuh jagat publik dibuatnya.

Menanggapi suasana publik tersebut, Pengacara Setya Novanto yakni Fredrich Yunadi saat itu melakukan jurus yang sama untuk mencegah sindiran digital terhadap kliennya semakin massif dan agitatif masuk ke ruang publik.

Dirinya mengaku sudah melaporkan akun pembuat meme terkait kecelakaan yang dialami kliennya ke kepolisian. Bukti bahwa pengacara yang pernah ikut serta kontestasi komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini cukup trengginas melaporkan pembuat meme atas kliennya.

Penulis ingin melihat dan menelaah peristiwa Setnov sebagai produk budaya popular dalam relasi pesan berbentuk meme dengan pendekatan interaksi simbolik. Awalnya kata meme dikenalkan pertama kali oleh Richard Dawkins dalam bukunya The Selfish Gene tahun 1976, sebagai upaya untuk menjelaskan bagaimana penyebaran informasi budaya.

Menurut saya, meme setnov yang ramai di medsos asyik, keren, kreatif. Pejabat publik atau elit politik kita mungkin sudah tidak mempan didemo apalagi yang bisa ditakut takuti sama isi neraka. Meme justru dianggap berhasil menyentil para pejabat publik atau elit politik yang tidak tahu malu dan seringkali memberi contoh buruk bagi warga sipil.

Pejabat publik justru seringkali memberi contoh dan mengajarkan masyarakat agar tidak taat hukum. Padahal hukum merupakan panglima dan strata paling atas dalam kehidupan bernegara.

Dengan adanya meme, masyarakat diajak berpikir dan malu atas ulah pejabat publik yang bertingkah seperti kartun. Dimana perilaku para pejabat seringkali bertindak semaunya tanpa memikirkan tanggung jawab moral atas apa yang dilakukannya. Semoga semua orang sehat selalu tanpa terkecuali. Amiinn.

Setnov jangan baper laahhh. Harusnya Setnov bisa lebih bijak dan intropeksi diri dari meme-meme yang muncul terkait dirinya. Teknologi informasi tidak bisa dibendung. Banyak orang bisa memberi contoh tapi tidak banyak yang bisa jadi contoh. Bukan hanya untuk Setnov, tapi juga untuk pejabat atau pemimpin negara ini saya berpesan, seorang pemimpin itu harus pintar merasa bukan merasa pintar.

Komentar